Aku mengenalnya belum cukup lama. Malah tak sampai separuh usiaku sendiri. Samar-samar sejauh yang kuingat, mungkin kali pertama aku melihatnya cumalah seorang gadis kecil yang rumahnya tak jauh dari rumah pamanku, di satu bagian kawasan pasar kota kecilku. Bertahun silam. Saat aku masih remaja tanggung. Aku bahkan lebih familiar dengan wajah kedua orang tuanya daripada … Continue reading »
Setahun Usia Razakami, Bertahun Harapan Kami (Catatan Ulang Tahun Untuk Raza)
Besok, sekitar setengah jam lagi dari saat postingan ini mulai kuketik, adalah hari ulang tahun anakku: Alexander Razakami Hidayat. Anak yang terlahir di tanggal 4 April tahun lalu. Di sebuah klinik bersalin di kota Bogor. Kota yang jauh dari tanah kelahiran ayah dan ibunya. Waktu, seperti kataku berulang-ulang baik pada diri sendiri atau pada orang … Continue reading »
Mainan
Dipotret oleh ibundanya, pada suatu hari yang lalu. Hari dimana dia melampiaskan pencarian balitanya, pencarian akan rasa ingin tahunya yang baru kenal dunia, dengan membongkar koleksi mainannya.
Sekedar Catatan Pendek Saja
Jadi, terhitung sejak tanggal 2 September 2012, sudah hampir sebulan juga aku berada di Bogor. Dan sudah ada dua bulan lebih blog ini menganggur disebabkan satu dan lain hal. Ada sejumlah tulisan cuma jadi draft belaka, bahkan terancam basi atau memang sudah kadaluarsa. Hiruk-pikuk Pilkada di Aceh, baik propinsi mau pun di kabupatenku sana, sudah selesai … Continue reading »
Satu Tahun Pernikahan
Hari ini, genaplah sudah setahun usia pernikahan. Rasa-rasa baru kemarin membuat sebuah postingan panjang, sebuah catatan pernikahan di bulan Juni 2011, dan kini setahun berlalu tanpa terasa. Dengan ragam cerita menunjang raga menua usia. Tentu dalam setahun ini tak semua hari terlewati penuh harum bunga dan manis madu. Seperti juga perjalanan tiap langkah kaki, ada … Continue reading »
Raza In Eksyen
Cuma sebuah kumpulan foto-foto si bocah, rekaman gerak-gerik si buah hati sejak bulan lalu hingga bulan ini… I hear babies cryin’, I watch them grow They’ll learn much more than I’ll ever know And I think to myself, what a wonderful world Yes, I think to myself, what a wonderful world
Menantu Saya Petani
Mukaddimah: Sebagai seorang blogger, mendapatkan para blogger yang bisa dan rajin menulis, yang memiliki pemikiran menarik, bukan lah hal aneh. Namun di luar ranah blogsfer, dan di luar lingkaran pertemanan dengan sesama mereka yang suka dan rajin menulis, ada juga beberapa kenalan, teman, saudara atau sahabat yang sebenarnya bisa menulis dan memiliki pemikiran sendiri, meski … Continue reading »
Repos Dari Mukabuku
Sejak kelahiran Raza, bukan berarti semangat menulis (baca: ngeblog, -red) luntur atau malah hilang begitu saja. Ada banyak hal melintas-lintas dalam kepala, minta dituliskan. Namun rasa-rasa buntu mau menuliskan apa (atau lebih tepatnya “bagaimana”) semua itu. Apalagi dengan ritual baru sebagai orang tua muda: sedang menikmati saat-saat menimang bocah harapan masa depan, selagi nyawa masih melekat … Continue reading »
Seminggu Berlalu
Seminggu berlalu sejak bocah pertamaku lahir di rabu nan lalu. Pukul 4 sore di tanggal 4 bulan ke 4 rasa baru kemarin saja, tapi tiba-tiba sudah seminggu usia bocah kecil bernama Raza. Waktu, mungkin benar seperti kata Gentole: begitu manipulatif, begitu nisbi. Padahal di hari rabu itu rasa baru seperti hari rabu kemarin: pagi-pagi istri … Continue reading »
Catatan Untuk Anak Kami: Tentang Kelahiran, Sebentuk Nama Dan Harapan
Seorang pujangga besar dahulu kala bilang: Apalah arti sebuah nama? Mungkin dia benar. Berilah nama para Nabi pada anak baru jadi, tapi sudah kita lihat dalam kehidupan kita di sepanjang usia yang belum lagi terlalu tua ini, di negeri ini perampok, bajingan dan tukang peras uang negara ada juga lahir dan besar dengan nama para … Continue reading »