Nekropolis

Memanggil arwah dengan hangit dan bensin,
Lanskap yang sesunyi makam dan sebusuk aroma balsam Lenin,
padat khalayak serudin lalat, sefatal toxin, serutin angin, dan suci sepalsu putihnya secarik kain kafan.
Menara rutan, filsafat mutan, statistik selokan, komando tuhan, perintah setan, fatwa dan kutukan pembusukan.
Pakan pahlawan dengan rotan PHH dan kacamata intel Kodam,
sejarah yang mengkusam merancang godam dari kalam
prosa terkelam pada festival langit yang menghitam
dan pitam yang membuat perhitungan dengan kemiskinan.

Koloni pasar bebas dan jaringan telepon genggam
dan kota ini ‘kan menuai banyak
bara dan samsara, lebih banyak dari dana anggaran tahunan bagi para tentara,
merakit angkara bagi semua badan dunia yang merancang bencana,
dan silahkan cium lubang anus kami yang memberaki setiap lencana!

…khalayak serudin lalat, sefatal toxin, serutin angin,
dan suci sepalsu putihnya secarik kain kafan.
Menara rutan, filsafat mutan, statistik selokan, komando tuhan, perintah setan,
fatwa dan kutukan pembusukan.
rotan PHH dan kacamata intel Kodam
sejarah yang mengkusam merancang godam…

Kota yang menghirup senyap dan hidup bersenyawa dalam gelap,
dalam ruang arsitek pemiskinan yang menolak melenyap,
bernafas dalam senyawa gejah, limbah dan serapah
yang dinyanyikan angkasa yang bersulang untuk mimpi para penjarah.
Sepah amor, amok yang murka mengusung anok,
di tepi ngarai paradoks dengan belati pada tembolok,
fasih berkawih tenor dalam nada minor wajib lapor dan horor,
bagi semua anggota parlemen yang mengesahkan testamen anti-teror.

Sehangit aroma penjarahan bulan kelima,
seagung penyatuan ruh dinding sel dan kausa-prima.
Kota ini sudah sesak keringat yang harus dikonsumsi
sebagai ganti energi yang surut melihat kontes pahlawan palsu seperti Genbi.
Penebusan hasrat menangkis dengan leher kacung Anubis,
ketika katarsis diperoleh dalam bentuk logo dan karcis, praktis,
hasrat dan nalar yang tak bisa dijamin dengan polis,
rutan Trigor Mortis dan dominasi hirarki Nekropolis!

…khalayak serudin lalat, sefatal toxin, serutin angin,
dan suci sepalsu putihnya secarik kain kafan.
Menara rutan, filsafat mutan, statistik selokan, komando tuhan, perintah setan,
fatwa dan kutukan pembusukan.
rotan PHH dan kacamata intel Kodam
sejarah yang mengkusam merancang godam…

Iklan