Posted in September 2009

Tulis Semerah Darah (Untuk Dia)

Jika aku tak boleh menulis dengan tinta merah di kertas buku, aku ‘kan menulis dengan arang basah di tembok batu. Jika aku tak boleh menulis dengan arang basah di tembok batu, aku ‘kan menulis dengan suara marah di langit biru. Jika aku tak boleh menulis dengan suara marah di langit biru, aku ‘kan menulis dengan … Baca lebih lanjut

Perhaps, Perhaps, Perhaps

You won’t admit you love me And so, how am I ever to know You only tell me Perhaps perhaps perhaps. A million times I ask you, and then I ask you over again You only answer Perhaps perhaps perhaps. If you can’t make your mind up We’ll never get started And I don’t want … Baca lebih lanjut

Gempa Di Jakarta, Di Sini Kami Bercerita

Hari ini, paska gempa di Jakarta, sebuah kejujuran dari mantan junior di kampus, meletup dalam bentuk cetingan di Yahoo Messenger. Berbunyi begini: aboy: bang ada gempa katanya di jakarta aboy: tapi NGO nya belum masuk aboy: siapin berkas yuk apply lamaran … Pembalasan dendam atas membanjirnya pekerja kerah-putih dari Jakarta dulu kemari atau memang musibah … Baca lebih lanjut