Wind of Change

Bagi generasi yang tumbuh besar di tahun 1990-an, lagu yang ada di video ini, mungkin sangat familiar. Wind of Change, sebuah lagu balada dari band rock lawas asal Jerman: Scorpions, Lagu yang dulu kunikmati dengan melihat acara klasik di TVRI berjudul Manca Gita (dengan host Edwin Manansang), dan kemudian sering muncul mengisi acara Spektrum (dengan sosok Usi Karundeng sebagai host) di kemudian hari.

Ini juga merupakan salah satu diantara sederet lagu Barat pertama (selain dari Always Somewhere-nya Scorpions juga) yang bisa kunyanyikan di depan kelas. Apa hebatnya? Wah, jangan main-main. Bagi generasi kami di pelosok, anak SMP bisa menyanyikan lagu Barat zaman itu sudah dianggap keren. Apalagi kalau bisa sekalian menggitarkannya. Maklum saja, bahasa Inggris itu masih bahasa langka di generasi kami. Belum menjamur itu kursus-kursus atau les bahasa Inggris. Pun di televisi, lagu Indonesia masih menjadi tuan rumah utama, berdampingan senada-seirama dengan lagu dari Malaysia.

Nah, di kala SMP pula aku pertama membeli album Scorpions. Sebuah album the best mereka yang -barusan kucek- tak ada di Wikipedia. Album GOLD yang cover-nya itu justru sama dengan album yang keluar di tahun 2006. Dari album lama itu lah aku mengenal lagu-lagu Scorpions yang lain. Semisal Still Loving You, White Dove, No One Like You, When the Smoke Is Going DownSend Me an Angel, dan Is There Anybody There?. Sejumlah lagu terbaik dari mereka di satu album yang sama.

Namun, bagiku sendiri, lagu yang paling sukses dari mereka, paling enak didengar dan paling gampang dikenang, memang cuma lagu ini dan Always Somewhere dari album Lovedrive di tahun 1979. Semudah mengasosiasikan lagu Hotel California dengan The Eagles. Selain dari itu, lagu ini sendiri memang seperti menjadi lagu perdamaian. Lagu yang paling diingat dengan gambaran runtuhnya Tembok Berlin. Dengan Taman Gorky. Suatu bulan Agustus di musim panas. Dan prajurit-prajurit yang melintas. Lagu tentang pertanyaan, “tidak pernahkah kalian berpikir bahwa kita bisa begitu dekat, bagai saudara?”. Lagu tentang masa depan di angkasa. Berhembus bersama angin perubahan.

Ini memang lagu bagus. Tentang harapan di suatu malam kudus. Harapan dimana anak-anak di hari esok bisa lelap bermimpi dalam angin perubahan. Harapan yang dibawa sambil menuruni jalanan, dengan memori-memori jauh terkubur di masa lalu untuk selamanya. Terdengar seperti utopia. Tapi bukankah demikian memang kenaifan manusia? 20 tahunan sudah lagu ini terdengar. Di setiap penjuru dunia. Dunia memang masih sama saja. Nyawa masih terbang melayang tanpa kerelaan empunya badan di Bima, di Nigeria, di Suriah, di Mesuji, di Mesir, di Palestina; dimanapun ada manusia dan pemimpin politik mereka masih menganggap senjata adalah mulut untuk bicara. Kim Jong Ill barusan mati di Korea Utara. Menara kembar sudah dirubuhkan di tahun 2001 membawa serta 3000-an jiwa menjadi abu. Seorang mahasiswa bernama Sondang belum lama ini membakar diri depan istana. Dan umat Kristiani di satu titik negeri ini masih harus bersengketa cuma untuk bisa melaksanakan misa. Angin perubahan cuma sepoi-sepoi terasa. Mungkin malah nyaris tidak ada, selain seperti ilusi saja.

Mungkin memang cuma karya-karya begini saja yang kita punya. Lagu, lukisan, puisi atau apapun karya seni anak manusia untuk mengutarakan betapa kita kepengen berdamai dengan sejarah. Berdamai dengan tagihan darah.

Apapunlah. Mari luangkan waktu sejenak mendengar lagu ini, di hari kedua di tahun 2012. Semoga kiamat belum datang terlalu cepat.

Iklan

2 thoughts on “Wind of Change

  1. Covernya gak sama lex! Gold 1996 yang kau beli itu ini daftar lagunya kan? Sementara Gold 2006 itu macam gini cover dia. :mrgreen:

    Lagu2 Scorpions jaman kita sekolah dulu itu emang legendaris. Tak heran kalau teman2 sejamanku tercengang kala 2007an silam kuputarkan lagu2 balada Scorpions yang modern macam Here in My Heart, A Moment in a Million Years, I Wanted to Cry But Tears Wouldn’t Come atau What You Give You Get Back. Melongo mereka. Gak pernah dengar. 😆

  2. Ah iya! Yang 1996 memang begitu. Tracklistnya juga memang itu. Diawali Still Loving You dan ditutup dengan When The Smooke Is Going Down. Yang 2006 kalau yang kutengok di hasil search di Google ada juga yang mirip covernya. Kali aja aku salah lihat. Cuma ngedownload perfolder lagu dulu, nggak ada covernya :mrgreen:

    Scorpions jaman itu memang bagus banget lagunya. Rock metal jaman sebelum muncul era HEavy Metal dan segala Trash itu. 😆

Komenlah sebelum komen itu dilarang.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s