Tagged with bahasa indonesia

Intuisi Dua Nyawa

Intuisi Dua Nyawa

Ketika senja turun dan kepak-kepak kelelawar terlihat terbang untuk pulang ke rimba di akhir bulan ke delapan, apa yang kulakukan cuma hal biasa: menatap senja dari bagian puncak rumah. Ritual dimana kata sering kehilangan makna untuk memberitahu apa yang terasa jika melihat langit menjadi jingga, atau matahari tenggelam di cakrawala. Dimana kata sering tak bisa … Baca lebih lanjut

Hasan Tiro Dan Kenang-kenangan Konflik

Hasan Tiro Dan Kenang-kenangan Konflik

“Sibak rukok teuk, habeh nyan tanyoe, mandum bangsa Aceh, Insya Allah, akan sigra meurdeka!” Demikian kira-kira kalimatnya. Wajahnya keras seperti baja. Di bahunya tersandang tali yang mengikat sebuah benda pencabut nyawa produksi Rusia: AK-47. Saat itu, pertengahan tahun 1999. Setahun paska kerusuhan Mei 1998 di Jakarta sana, Aceh menggeliat. Panasnya rasa ketidak-puasan pada pemerintah, tak … Baca lebih lanjut

Hikayat Musang Berjanggut

Hikayat Musang Berjanggut

Gambar di samping ini adalah sampul dari sebuah komik lawas yang sudah menghilang dari koleksiku. Sudah lebih duluan menghilang daripada Bob Napi Badung edisi Penjara Mewah yang kupostingkan kemarin itu. Sebuah komik yang pernah dimuat sebagai cergam bersambung di Harian Waspada, salah satu harian terbesar di kawasan Sumbagut yang dilanggani keluarga jauh sebelum munculnya Harian … Baca lebih lanjut

Matinya Seraut Kupu-kupu

Matinya Seraut Kupu-kupu

Malam itu seraut kupu-kupu meregang ajal di kamarku tubuhnya terancam kaku Sayapnya gemetar sewarna kelabu. Napas sehela sedetik waktu lirih ia mendesis sesepi bisu, “Jangan bilang ibu aku di sini denganmu…” Oh, hidup yang semu Dengan cah’ya bulan dia menyeruak dari jendela Menghantar diri untuk dicinta “Aku tahu hidup sesaat saja, berilah aku sentuhan mesra…” … Baca lebih lanjut

Sebuah Buku Kiriman, Setalam Terimakasih + Secangkir Hujatan

Sebuah Buku Kiriman, Setalam Terimakasih + Secangkir Hujatan

Jadi beginilah ceritanya: Seseorang dari Banda Aceh sana, seorang penulis muda propinsi ini, seminggu yang lalu mengirimkan sebuah buku. Buku tersebut (jika aku tidak salah ingat) adalah buah karya temannya sesama penulis, diluncurkan di akhir bulan Februari kemarin. Setelah sempat tertahan lama, berhubung dititipkan pada adik di Banda Aceh, akhirnya buku itu kemarin sampai juga … Baca lebih lanjut

Merepeti Diri Sendiri

Merepeti Diri Sendiri

Bedah Nasib di Ruang Hotel Angka kemudian disalip kurva Muncrat dari sinar proyektor Buih busa keluar dari mulut pembicara Neraca-neraca jadi berhala Mulai apa itu lapar hingga teori para pakar Persoalan rakyat diringkas dalam statistik lalu didebatkan dengan asik Penuh gebu, tanpa sepatu berdebu atau menapak jalan berbatu. Dalam udara berkarib AC Di luar, statistik … Baca lebih lanjut

Imejinesyen

Imejinesyen

Perstli…. judul postingan ini ebsolutli not oraik, baik dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa Inggris. Termasuk kalimat pembuka ini sendiri. Tapi… elok tak usah dipusingkan, bikoz ini postingan bukan soal lingua dan bukan pula soal bagaimana agar lidah dan jemari kita terbiasa untuk fasih dan always benar mangecek dan manulieh dalam bahsa nanggroe Inggreh. Postingan … Baca lebih lanjut

Bahasamu Menunjukkan Asal Kampungmu

Bahasamu Menunjukkan Asal Kampungmu

Dalam beberapa postinganku di blog ini, aku memang sering mempertanyakan pemerintahan dari negara ini. Postingan yang membuat satu-dua oknum kawan-kawan blogger macam menjaga jarak, atau bertanya dengan sinis, “Kenapa tidak pindah warga negara saja?”. Konon merasa nasionalismenya terlecehkan, atau bahkan menganggap ada generalisasi atau malah sikap memusuhi satu suku bangsa di negara ini, cuma karena … Baca lebih lanjut