Tagged with curcol

Catatan Untuk Mizah

Catatan Untuk Mizah

Aku mengenalnya belum cukup lama. Malah tak sampai separuh usiaku sendiri. Samar-samar sejauh yang kuingat, mungkin kali pertama aku melihatnya cumalah seorang gadis kecil yang rumahnya tak jauh dari rumah pamanku, di satu bagian kawasan pasar kota kecilku. Bertahun silam. Saat aku masih remaja tanggung. Aku bahkan lebih familiar dengan wajah kedua orang tuanya daripada … Baca lebih lanjut

Repos Dari Mukabuku

Sejak kelahiran Raza, bukan berarti semangat menulis (baca: ngeblog, -red) luntur atau malah hilang begitu saja. Ada banyak hal melintas-lintas dalam kepala, minta dituliskan. Namun rasa-rasa buntu mau menuliskan apa (atau lebih tepatnya “bagaimana”) semua itu. Apalagi dengan ritual baru sebagai orang tua muda: sedang menikmati saat-saat menimang bocah harapan masa depan, selagi nyawa masih melekat … Baca lebih lanjut

Empat April

Sudah berapa jam kursi dan meja jadi kawan tanpa kata, tanpa bicara? Belum lama. Baru dua tiga jam saja. Tapi rasa-rasa jam lama berlalu. Di sini. Di Rumah Sakit Bersalin Sawo Jajar. Tak jauh dari bilangan Pasar Anyar. Suara di luar hingar-bingar, dengan deru kendaraan dan aba-aba tukang parkir melawan ancaman menjadi fakir. Tapi serasa … Baca lebih lanjut

Catatan Di Senin Pagi

Catatan Di Senin Pagi

Sudah dua mingguan berada di Kota Bogor, dan lama-lama memang sudah terasa biasa di kota ini. Mungkin beberapa tahun lalu, atau kala masih remaja, akan susah lekas beradaptasi dengan lingkungan baru. Tapi mungkin karena pengalaman berkeluyuran di masa kuliah pula maka segala tempat kini lekas biasa, lekas lekat seperti bangku-bangku kereta jadi biasa untuk meletakkan … Baca lebih lanjut

Di Bogor Kembali

Di Bogor Kembali

Semalam berangkat meninggalkan Blangpidie, pukul tujuh lewat sedikit, dengan menumpang mobil rental milik kawan. Melewati jalanan Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan melintasi perbatasan Aceh-Sumatra Utara; sampailah di kota Medan sekitar pukul tujuh pagi. Tidur lelap agak dua jam di kamar kawan, di loket pengangkutan milik beliau; terbangun sedikit panik mengira waktu check-in … Baca lebih lanjut

Catatan (Untuk Kawan) Dari Sebuah Pesta Kenduri Pernikahan

Catatan (Untuk Kawan) Dari Sebuah Pesta Kenduri Pernikahan

Kemarin, sekitar pukul dua belas siang, bersama dengan Yopi dan Tama, kawan satu SMA dan satu kontrakan di masa kuliah, aku berangkat ke pesta pernikahan seorang kawan, berdasarkan undangan yang kuterima beberapa hari lalu. Sebuah pesta di ibukota kabupaten sebelah. Jaraknya dari kabupatenku sekitar 1/2 jam perjalanan. Sedari pagi, saat bangun sekitar pukul 9 selepas … Baca lebih lanjut

Sebuah Lagu Lawas Dan Lirik Cinta Yang Mungkin Kelak Akan Banal

Sebuah Lagu Lawas Dan Lirik Cinta Yang Mungkin Kelak Akan Banal

Sekitar semingguan lalu, aku mempostingkan sebuah video musik dari satu band legendaris Indonesia, untuk istriku. Video lawas dengan musik lawas, dan personil yang pastinya juga lawas. Tak ada yang kelewat istimewa dengan video dari situs berbagi video itu. Liriknya juga tipikal lirik-lirik biasa dalam tema percintaan. Namun, ketika kurenung-renung mereka, para musisi dalam video tersebut, … Baca lebih lanjut

Ngeblog Sejak 1984

Ngeblog Sejak 1984

Sebagaimana komentar dari Paman Goop, di salah satu postinganku kemarin itu, memang aku ini pernah dicap blogger nomaden. Blogger yang gemar berpindah-pindah alamat blog. Tak terhitung berapa blog sudah kubikin lalu kubunuh di ranah blogsfer ini, terutama di layanan gratisan milik WordPress.com. Beberapa dari blog isdet itu, yang kuingat, adalah ini, itu, ini, itu, serta ini … Baca lebih lanjut