Tagged with ngelantur

Catatan (Untuk Kawan) Dari Sebuah Pesta Kenduri Pernikahan

Catatan (Untuk Kawan) Dari Sebuah Pesta Kenduri Pernikahan

Kemarin, sekitar pukul dua belas siang, bersama dengan Yopi dan Tama, kawan satu SMA dan satu kontrakan di masa kuliah, aku berangkat ke pesta pernikahan seorang kawan, berdasarkan undangan yang kuterima beberapa hari lalu. Sebuah pesta di ibukota kabupaten sebelah. Jaraknya dari kabupatenku sekitar 1/2 jam perjalanan. Sedari pagi, saat bangun sekitar pukul 9 selepas … Baca lebih lanjut

Hikayat Para Berandal Dan Para Pembuli

Hikayat Para Berandal Dan Para Pembuli

Beberapa hari lalu, seorang teman yang tidak menjalani profesi tak berguna sebagai bloher™ (baca: blogger, -red), mengaku bahwa beliau membaca satu komentarku di sebuah postingan milik Gentole. Usut punya usut, si teman rupanya mendapatkan bacaan komentar aibku itu setelah aku membagi postingan tersebut di layanan yang sukses memperkaya Mark Zuckerberg. Itu sebab maka tersenter olehnya … Baca lebih lanjut

Ngeblog Sejak 1984

Ngeblog Sejak 1984

Sebagaimana komentar dari Paman Goop, di salah satu postinganku kemarin itu, memang aku ini pernah dicap blogger nomaden. Blogger yang gemar berpindah-pindah alamat blog. Tak terhitung berapa blog sudah kubikin lalu kubunuh di ranah blogsfer ini, terutama di layanan gratisan milik WordPress.com. Beberapa dari blog isdet itu, yang kuingat, adalah ini, itu, ini, itu, serta ini … Baca lebih lanjut

Catatan Pernikahan: Surat Untuk Seorang Kawan

Catatan Pernikahan: Surat Untuk Seorang Kawan

Kemarin, sabtu 11 Juni 2011, sekitar pukul 10 pagi, sebuah ritual digelar di dalam mesjid di kotaku. Mesjid At-Taqwa. Sebuah mesjid yang cukup besar, dan terletak di jalan yang sama dengan jalan dimana toko, gudang dan ruko keluargaku berada, terpisah sekitar 100-an meter saja: Jalan At-Taqwa. Ritual itu, Gen, seperti yang kau tahu, adalah ritual … Baca lebih lanjut

Sebuah Jika (Dalam Sebuah Saduran)

Sebuah Jika (Dalam Sebuah Saduran)

Jika saja kelak bisa kutinggalkan dunia ini hidup-hidup Kuterimakasihkan segala apa yang pernah kau lakukan dalam hidupku yang redup. Jika saja kelak bisa kutinggalkan dunia ini dengan bernyawa Aku akan turun kembali dan duduk di sisi kakimu di malam begini. Dimana juga ‘ku berada kau selalu saja lebih dari sekedar ingatan semata. Jika saja kelak … Baca lebih lanjut

Foolish Games

Foolish Games

Jika kau -siapapun engkau- yang sedang membaca blog ini pernah mendengar lagu Foolish Games-nya Jewel, maka kau mungkin akan faham cerita yang boleh kau anggap fiksi di bawah ini. Beginilah ceritanya: Kira-kira beberapa tahun yang lalu, seorang mahasiswa berkenalan dengan seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi, di salah satu propinsi negeri ini. Dua mantan pelajar … Baca lebih lanjut

Yang Muda Yang Bercinta

Yang Muda Yang Bercinta

Semalam, langitnya bersih dan jarum jam baru melewati pukul sembilan ketika sebuah pesan mampir di ponsel. Pesan dari seorang adik angkatan yang selisih beberapa tahun usianya denganku, dengan barisan kalimat yang singkat, padat dan jelas: Seorang adik angkatan, temannya, sedang menangis di ujung desa, di bendungan besar ke arah bukit sana. Firasatku menggiring bibir tersenyum … Baca lebih lanjut

Etika Meja Makan

Etika Meja Makan

Jika di meja makan siang itu tiap tetamu punya pistol dan belati pengganti sendok dan garpu, segala pangkat akan melenyap, Kawanku. Dan para tuan ambtenaar eselon sekian-sekian di rumah wabup itu akan sama sopan dan sama rakusnya dengan para pencuci pinggan yang sudah lelah seharian. Kita tak akan mendengar omong-kosong tentang tamu VVIP, tamu VIP … Baca lebih lanjut

Si Bob Napi Badung: Penjara Inzepoket Dan Dompet in the Pocket

Si Bob Napi Badung: Penjara Inzepoket Dan Dompet in the Pocket

Semalam, dalam keisengan menjelajahi internet, mendadak jadi timbul rasa kangen pada komik-komik dari masa kanak-kanak dahulu. Beberapa nama komik lawas itu melintas, seperti Deni Manusia Ikan, Trigan, Tiger Wong, Pukulan Geledek, Nina, Anton dan Si Drakula Cilik, Petualangan Arad dan Maya, Tapak Sakti dan banyak komik-komik lawas lainnya. Maka tadi pagi, seusai sarapan kucobalah melihat-lihat … Baca lebih lanjut

Hari Pi

Hari Pi

Lewat tengah malam, ada hasrat hati hendak mencaritahu dimana gerangan buku-buku makrifat berbentuk e-book bisa ditemukan untuk diunduh, dengan cara bertanya pada dukun modern, paranormal di zaman parawaras ini: Al-Syert ‘Ainjeen Ki Gugel Masabodo. Eh, rupa-rupanya logo Dukun Penerawang itu sedang berganti. Jarang-jarang aku peduli dengan logo apa yang ditampilkan Google di situs penerawangannya itu. … Baca lebih lanjut