Tagged with nkri

Karena NKRI Bukan Cuma Jawa Dan Bali

Tadi barusan membaca postingan Priyadi soal revisi harga BBM. Dalam sekian poin-poin yang dikemukakannya, ada poin yang membuatku teringat pada sebuah gambar yang pernah dibagikan Almascatie di FB agak seminggu lalu, dan juga dibagikan lagi oleh Lumiere di postingan blognya kemarin itu. Gambar itu tak lain adalah gambar ini… Ya. Bukankah selama ini subsidi BBM … Baca lebih lanjut

Rima Ababil

Rima Ababil

Karena memang mesti ada yang turun dan mengatakan pada mereka, pada para penguasa, pada Cikeas, pada besanan Rajasa, pada istana, pada gedung parlemen, pada koalisi partai berdagang sapi di ruang lobi: bahwa di atas langit masih berlapis-lapis lapisan langit, dan di bawah tanah masih berlapis–lapis kerak neraka, sehingga siapa pun mereka yang merasa dirinya tuhan-tuhan di negeri … Baca lebih lanjut

Potret Arogansi Aparat Kita Kala Kendaraan Mereka Enak Menerobos Lampu Merah Dan Melanggar Hak Pengguna Jalan

Potret Arogansi Aparat Kita Kala Kendaraan Mereka Enak Menerobos Lampu Merah Dan Melanggar Hak Pengguna Jalan

Kemarin mendapatkan sebuah kiriman foto dari seorang kawan di Banda Aceh, tentang sebuah insiden tabrakan di salah satu persimpangan utama kota. Tepatnya di kawasan Jambo Tape, depan Mako Brimob, Banda Aceh. Insiden tabrakan ini, dikisahkan kawan, bermula dari sebuah truk polisi menerobos lalu-lintas. Menerobos lampu merah kala semua orang sudah berhenti, dan di jalur lain … Baca lebih lanjut

Self Immolation

Self Immolation

 Karena terkadang kata-kata memang sudah menjadi abu. Kehilangan makna di depan mereka yang pura-pura bermata buta, bertelinga tuli, bermulut bisu. Antara seorang Sondang Hutagalung dan kisah lama seorang biksu: ada penghormatan pada kalian yang mati menjadi debu. Membakar diri kala semua kata sudah hilang suara. Terkadang memang mesti bicara dengan api, karena kemarahan  tiap diri, … Baca lebih lanjut

Parade Kekuasaan Dan Orang-orang Di Pinggiran

Parade Kekuasaan Dan Orang-orang Di Pinggiran

Dalam rangkaian kisah-kisah klasik dari Tanah Jawa, ada tertulis cerita tentang seseorang bernama Jaka Tingkir. Sosok legendaris ini disebut-sebut berasal dari kalangan rakyat jelata. Seorang anak muda biasa yang hidup seperti kebanyakan makhluk Tuhan yang tidak memiliki kekuasaan. Bukan bagian dari lingkaran Tim Sukses, kira-kira demikian jika dibandingkan dengan zaman sekarang. Cerita mengenai dirinya menuturkan … Baca lebih lanjut

Hasan Tiro Dan Kenang-kenangan Konflik

Hasan Tiro Dan Kenang-kenangan Konflik

“Sibak rukok teuk, habeh nyan tanyoe, mandum bangsa Aceh, Insya Allah, akan sigra meurdeka!” Demikian kira-kira kalimatnya. Wajahnya keras seperti baja. Di bahunya tersandang tali yang mengikat sebuah benda pencabut nyawa produksi Rusia: AK-47. Saat itu, pertengahan tahun 1999. Setahun paska kerusuhan Mei 1998 di Jakarta sana, Aceh menggeliat. Panasnya rasa ketidak-puasan pada pemerintah, tak … Baca lebih lanjut

Sekilas Info

Sekilas Info

Kepada: Kawan-kawan di Aceh pada umumnya dan Banda Aceh khususnya. Besok, tertanggal 10 Maret 2010, akan diadakan acara Diskusi Ekonomi Politik Partai Rakyat Aceh dengan gugatan tema, “Mampukah Pemerintah Menjawab Tantangan Di Tengah Meluasnya Kemiskinan?“. Acara akan berlangsung dari pukul 09:00 pagi sampai selesai. Bertempat di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Pembicara yang diundang untuk … Baca lebih lanjut

Jika Hukum Pilih Bulu, Monyet Jadi Jawara

Jika Hukum Pilih Bulu, Monyet Jadi Jawara

Berita ini sudah nyaris basi. Sudah lebih dari seminggu yang lalu. Mungkin dalam hitungan minggu dan berbulan-bulan ke depan, berita ini akan menjadi cerita lama yang sudah sama kita ketahui: Cuma menambah catatan yang penuh sumpah-serapah kekecewaan. Namun, tetap ada yang harus menulis, tetap ada yang harus ditulis. Tetap ada yang harus direkam dan disampaikan.  … Baca lebih lanjut

Ketika Kita Masih Bisa Bicara…

Ketika Kita Masih Bisa Bicara…

Namanya, Martin Niemöller… Orang Jerman ini lahir sebagai putra dari pasangan Pastor Heinrich Niemöller dan Paula née Müller pada tanggal 14 Januari 1892, dan mati pada tanggal 6 Maret 1984. Lebih dari separuh usianya diisi dengan melanjutkan profesi ayahnya: Mengabdi pada agama Protestan yang dianutnya. Mengabdi sebagai seorang teolog dan pastor sampai menutup mata. Sebagai … Baca lebih lanjut